waterproofing gagal

Penyebab Waterproofing Gagal, Wajib Tau!

Penyebab Waterproofing Gagal baru bisa di ketahuai biasanya pada saat musim hujan. Keberhasilan pemasangan maetrial pelapis anti bocor tergantung dari bagaimana cara aplikasi, persiapan kerja, dan jenis material yang di gunakan agar mendapat hasil yang maksimal.

Faktor Kegagalan Aplikasi waterproofing bisa terjadi karena beberapa hal berikut :

  • Pembersihan lokasi tidak maksimal

    waterproofing dak beton
    persiapan waterproofing dak beton

Hal ini sangat penting untuk di perhatikan, Area yang akan dilapisi waterproofing harus bebas dari debu, air, sampah, minyak, dan kotoran sisa beton. Kondisi area kerja yang masih terdapat kotoran dari sisa beton, minyak dan sampah sering menjadi penyebab waterproofing gagal total. Baik itu waterproofing membrane maupun waterproofing coating.

  • Masih terdapat area yang keropos atau bolong

Pada saat persiapan, harus terlebih dahulu di lakukan preparasi pada area beton yang kerpos dan bolong. Area tersebut harus di lakukan perbaikan terlebih dahulu sebelum di lakukan proses aplikasi waterproofing.

  • Tidak di buatkan champer

Semua sudut pertemuan antar dinding dan lantai beton harus di tutup, sebelum melakukan pemadatan lapisan waterproof. Jika sudutan tidak di buatkan champer, maka akan menyebabkan material waterproofing terlalu menekuk dan bisa menyebabkan lapisan patah. Kondisi ini sering menyebabkan bangunan bocor, meskipun telah terlapisi waterproofing.

  • Pemilihan jenis material yang tidak tepat

Tidak semua waterproofing cocok di pasang pada bagian bangunan. Sebaiknya harus di konsultasikan dahulu pada orang yang ahli di bidang ini. Salah pilih material bisa menyebabkan kegagalan pekerjaan waterproof.

  • Aplikasi Waterproofing yang salah

Kesalahan kecil dan pekerjaan waterproofing bisa mengakibatkan kebocoran di kemudian hari. Sebaiknya lakukan pengawasan yang teliti pada saat sedang melakukan pekerjaan pelapis anti bocor.

  • Lapisan waterproofing rusak

Material waterproofing mudah rusak, bisa saja tergores pada saat pemasangan maupun sebelum dipasang. Jika jenis waterproofing yang di gunakan adalah membrane bakar, sebaikanya di lakukan pengecekan kualitas terlebih dahulu. Jangan sampe material yang rusak dipaksakan untuk dipasang.

  • Retak beton tidak di perbaiki

    beton retak
    Beton Retak (Cracking)

Area beton yang retak akan menjadi sumber utama kebocoran. Meskipun akan di lapisi waterproofing, keretakan terlebih dahulu harus di tangani. Perbaikan beton dengan metode injeksi salah satunya untuk merekatkan kembali beton yang retak. Atau bisa juga di lakukan penambalan untuk mengisi celah beton yang retak.

 

Jangan Sampai Salah pilih Jasa Waterproofing

Pemasangan waterproofing harus dengan ahlinya yang berpengalaman dan terpercaya. Agar jangan sampai ada penyesalan di kemudian hari.

Monomer Group adalah kontraktor waterproofing yang telah berpengalaman dalam bidang waterproofing selama betahun – tahun. Kami selalu menangani setiap masalah kebocoran bangunan dengan meninjau dan menganalisa terlebih dahulu untuk memastikan penyebab dan memberikan solusi penanganan yang paling tepat.

Untuk berkonsultasi lebih lengkap mengenai Perbaikan bocor dan Waterproofing System, Silahkan Hubungi Kami. Team ahli kami siap mebantu anda dan akan memberikan penawaran yang terbaik.

 

Ingin Waterproofing yang anti gagal, Awet seumur hidup dan bergaransi panjang ? Klik Disini!!!

 

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kirim Pesan
Hello, Ada yang bisa kami bantu ?